Umi..abi…aku sayang kalian

Posted by newydsui Thursday, July 7, 2011

Umi..abi…aku sayang kalian

Oleh: Afi

Inginkah anda mendengar kata-kata itu keluar dari mulut anak-anak anda walau usia kian menua? Ketika pendengaran kita makin berkurang dan mungkin hanya sekedar untuk berjalan ke kamar mandi saja kita tak kuat lagi, namun tetap ada anak-anak kita yang selalu sabar merawat kita membersihkan tubuh kita tanpa pernah mengeluh, subhanalloh….inginkah anda mempunyai anak-anak yang begitu mencintai anda?

Anak adalah permata pemberian ALLAH yang harus selalu di jaga. Jika sebagai orang tua kita menginginkan anak-anak mencintai kita maka berikanlah cinta untuk mereka. pola asuh orangtua sangat mempengaruhi tumbuh kembang mereka, jika anak merasa tidak nyaman ketika kecil maka akan berimbas pada sikap mereka ketika dewasa. Maka dari itu sikap dan perlakuan orangtua kepada anak-anaknya harus dijaga .

Ada beberapa resep agar hubungan orangtua dengan anak selalu harmonis dan akan membuat anda semakin dicintai oleh anak-anak, yang pertama dan sangat penting adalah jangan egois jika anda berbuat salah pada anak. Maksud egois disini adalah jangan merasa anda selalu benar, jika memang anda sadar telah berbuat salah pada anak hingga anak merasa tersakiti oleh perlakuan anda maka segeralah minta maaf. Misalnya ketika kita katakan di hadapan banyak orang “adi…tu lihat si reza anak tante lia aja mau bantu-bantu pinter banget tu..nggak kayak kamu kalau di suruh ibu aja males-malesan..”atau..”nisa…kamu apain adek kok malah nangis mogok ga mau belajar” tanpa mau tahu awal permasalahannya seperti apa,padahal si adik lah yang awalnya menggoda kakaknya. Tanpa kita sadari perkataan itu telah direkam anak, anak akan berfikir” aku di banding-bandingin terus sama dia…berarti ibu nggak sayang sama aku” atau “ ibu ga adil, aku terus yang disalah-salahin adik terus yang dibela padahal aku kan nggak salah” nah seperti itulah,mungkin sepele tapi orang tua harus tahu bahwa anak adalah anak yang belum dapat berfikir jauh, anak bukanlah manusia dewasa dalam bentuk mini,mereka perlu dipahamkan , dimengerti, dibimbing, jangan dihakimi. Anda tidak akan pernah tahu perasaan anak jika anda mempertahankan gengsi dan keegoisan terhadap mereka.

Yang kedua jangan pernah lupa untuk selalu senyum, sentuh, salam, sapa, belai kecup dan cium anak anda.sentuhan dan kecupan orang tua akan menambah kedekatan dan keterikatan antar orangtua dan anak. Dengan perhatian kecil anda melalui salam dan belaian mereka akan merasa dicintai dan dihargai dari situlah anak-anak juga akan belajar mencintai orantua.

Yang ketiga ajaklah anak untuk berdiskusi tentang masalahnya atau pekerjaan-pekerjaan rumah . misalnya ketika suatu kali anak anda mengatakan “ ibu…aku bosan sekolah, aku nggak mau sekolah..” apa yang akan keluar dari mulut anda, apakah anda akan memarahinya dengan sekian banyak nasehat tanpa mau mengerti apa alas an mereka yang kadang-kadang justru membuat anak semakin ngambek karena tidak bisa menerima nasehat anda? Jika begitu respon anda, maka mulai sekarang cobalah ajak anak anda berdiskusi, berbicaralah dari hati ke hati tanyakan apa alasannya, lalu ajaklah mereka untuk mencoba mengenali dan menyelesaikan masalah mereka bimbing mereka jika pendapat mereka tidak lagi benar. Jadilah orangtua, juga sahabat bagi anak anda.

Yang keempat beri mereka kesempatan untuk mengembangkan diri mereka tentunya tetap dalam pantauan orangtua dan berikan penghargaan jika mereka dapat menyelesaikan tugas yang kita berikan

Yang terakhir jika hati dan pikiran anda sedang dalam suasana yang tidak menyenangkan karena beban pekerjaan atau masalah maka tenangkanlah diri terlebih dahulu sebelum menemui anak anda. Karena keadaan emosi yang sedang tidak menentu akan sangat mudah marah apalagi jika melihat tingkah anak yang tidak disukai, jika sudah begitu akhirnya anaklah yang menjadi korban pelampiasan emosi orang tua padahal mereka tidak tahu apa-apa.

Wahai para orangtua ketahuilah bawa anak adalah aset, baik buruknya anak ditentukan juga oleh pola asuh orang tua. Bagaikan menanam pohon yang nantinya akan kita panen buahnya, begitulah gambaran orang tua mendidik anaknya, maka didiklah merka dengan cinta dan tanamkan nilai islam sejak dini agar kelak mereka menjadi anak yang sholeh yang mencintai kita hingga kita tutup usia bahkan mendo’akan kita meski kita telah tiada.

0 comments

Post a Comment

RADIO DAKWAH SYARI'AH

Browser tidak support

DONATUR YDSUI

DONATUR YDSUI
Donatur Ags - Sept 2011

DOWNLOAD DMagz

DOWNLOAD DMagz
Edisi 10 Th XI Oktober 2011

About Me

My Photo
newydsui
Adalah lembaga independent yang mengurusi masalah zakat, infaq dan shodaqoh dari para donatur yang ikhlas memberikan donasinya sebagai kontribusinya terhadap da'wah islamiyah diwilayah kota solo pada khususnya dan indonesia pada umumnya.
View my complete profile

Followers